Artinya: “Sesungguhnya
orang-orang yang beriman kemudian kafir, kemudian beriman (pula), kemudian
kafir lagi, kemudian bertambah kekafirannya , maka sekali-kali Allah tidak akan
memberi ampunan kepada mereka, dan tidak (pula) menunjuki mereka kepada jalan
yang lurus. Kabarkanlah kepada orang-orang munafik bahwa mereka akan mendapat
siksaan yang pedih” (QS. Al-Baqarah: 137-138)
Masya Allah, sungguh sangat merugi sekali jika kita
menjadi orang-orang yang dijelaskan oleh Allah yang di atas tadi. Ayat di atas
menjelaskan bagaimana karakter orang munafik. yang mana, orang munafik itu
tidak tetap pendiriannya bagaikan orang yang plin plan dalam beragama.
Berdasarkan ayat di atas, ada 5 kriteria orang
munafik:
1.
Orang munafik itu
bagaikan baling-baling.
Sebagaimana kita ketahui, baling-baling
itu berputar jika ada angin yang meniupnya. jika tidak ada angin, pastinya
baling-baling itu tidak tidak berputar. Begitu pula dengan sikap orang munafik.
Jika ada sesuatu hal, barulah iya mau beribadah.
Contohnya orang munafik itu mau melaksanakan sholat
apabila ada seseorang yang ia segani melihatnya. Jika orang yang diseganinya
itu tidak ada melihatnya, maka ia tidak melaksanakan sholat.
2.
Orang munafik beribadah
musiman.
Beribadah
musiman ini maksudnya adalah orang munafik beribadah hanya pada musim-musim
tertentu.
Contohnya, perhatikan saja setiap bulan ramadhan.
Orang-orang berbondong pergi ke masjid menunaikan ibadahnya. Bahkan, muataan
masjid tak mampu menampung orang-orang yang pergi ke sana karena saking
banyaknya. Tetapi jika bulan ramadhan telah pergi, maka hal itu hanya tinggal
kenangan. Orang munafik kebanyakan memang seperti itu, mereka hanya beribadah
dan rajin ke masjid jika hanya pada musim seperti itu sebab takutnya nanti akan
dipergunjingkan oleh orang lain atau dinilai oleh orang lain.
3.
Orang munafik itu
beribadah seenaknya saja.
Ya, begitulah orang munafik dalam hal ibadah. Dia
beribadah tidak karuan dan tidak jelas.
Contohnya, jika orang ini ada moud, barulah ia mau
beribadah.
4.
Orang munafik itu
bagaikan bunglon.
Dita tahu bunglon itu apa. Bunglon akan menyesuaikan
warna kulitnya sesuai dengan warna yang ada di sekitarnya. Begitu juga dengan
orang munafik. Orang munafik, jika bersama orang-orang yang taat beribadah,
maka ia akan taat beribadah. Jika bersama orang yang kafir, maka ia bersikap
seperti orang kafir juga. nah, yang seperti inalah yang sangat berbahaya.
5. dan lain-lain.
Jadi intinya, orang
munafik itu yang tertera di atas, ibadahnya bukan karena ALLaH
SWT, tetapi karena hal yang lain. Orang munafik itu tidak
menampakkan keistiqamahannya. kelihatan seperti orang yang taat atau
beriman, kemudian kafir, kemudian beriman lagi, kemudian kelihatan
beriman lagi, kemudian kafir lagi.
AlLah akan memberikan balasan untuknya berupa:
1. Allah akan menambahkan kekafiran untuk mereka
2. Allah tidak akan memberi ampunan kepada mereka
3. Allah tidak akan menunjuki mereka kepada jalan yang lurus.
4. Mmereka akan mendapat siksaan yang pedih
Semoga kita semua tidak
termasuk seperti orang-orang yang seperti ini. Tetapi, mudah-mudahan kita
termasuk ke dalam orang-orang yang selalu siqah dalam keimanan kita. Sehingga dengan
itu, kita selalu diberikan keberkahan oleh Allah SWT, amin ya rabbal ‘alamin.
semoga kita tidak termasuk ke dalam orang-orang munafik yang bercirikan seperti itu, amin
BalasHapus