Senin, 08 September 2014

kriteria orang munafik berdasarkan ibadahnya


4:137


4:138
Artinya:    “Sesungguhnya orang-orang yang beriman kemudian kafir, kemudian beriman (pula), kemudian kafir lagi, kemudian bertambah kekafirannya , maka sekali-kali Allah tidak akan memberi ampunan kepada mereka, dan tidak (pula) menunjuki mereka kepada jalan yang lurus. Kabarkanlah kepada orang-orang munafik bahwa mereka akan mendapat siksaan yang pedih” (QS. Al-Baqarah: 137-138)

Masya Allah, sungguh sangat merugi sekali jika kita menjadi orang-orang yang dijelaskan oleh Allah yang di atas tadi. Ayat di atas menjelaskan bagaimana karakter orang munafik. yang mana, orang munafik itu tidak tetap pendiriannya bagaikan orang yang plin plan dalam beragama.

Berdasarkan ayat di atas, ada 5 kriteria orang munafik:
1.      Orang munafik itu bagaikan baling-baling.
    Sebagaimana kita ketahui, baling-baling itu berputar jika ada angin yang meniupnya. jika tidak ada angin, pastinya baling-baling itu tidak tidak berputar. Begitu pula dengan sikap orang munafik. Jika ada sesuatu hal, barulah iya mau beribadah.
Contohnya orang munafik itu mau melaksanakan sholat apabila ada seseorang yang ia segani melihatnya. Jika orang yang diseganinya itu tidak ada melihatnya, maka ia tidak melaksanakan sholat.

2.      Orang munafik beribadah musiman.
Beribadah musiman ini maksudnya adalah orang munafik beribadah hanya pada musim-musim tertentu. 
Contohnya, perhatikan saja setiap bulan ramadhan. Orang-orang berbondong pergi ke masjid menunaikan ibadahnya. Bahkan, muataan masjid tak mampu menampung orang-orang yang pergi ke sana karena saking banyaknya. Tetapi jika bulan ramadhan telah pergi, maka hal itu hanya tinggal kenangan. Orang munafik kebanyakan memang seperti itu, mereka hanya beribadah dan rajin ke masjid jika hanya pada musim seperti itu sebab takutnya nanti akan dipergunjingkan oleh orang lain atau dinilai oleh orang lain.

3.      Orang munafik itu beribadah seenaknya saja.
Ya, begitulah orang munafik dalam hal ibadah. Dia beribadah tidak karuan dan tidak jelas.
Contohnya, jika orang ini ada moud, barulah ia mau beribadah.

4.      Orang munafik itu bagaikan bunglon.
Dita tahu bunglon itu apa. Bunglon akan menyesuaikan warna kulitnya sesuai dengan warna yang ada di sekitarnya. Begitu juga dengan orang munafik. Orang munafik, jika bersama orang-orang yang taat beribadah, maka ia akan taat beribadah. Jika bersama orang yang kafir, maka ia bersikap seperti orang kafir juga. nah, yang seperti inalah yang sangat berbahaya.

5. dan lain-lain.

Jadi intinya, orang munafik itu yang tertera di atas, ibadahnya bukan karena ALLaH SWT,  tetapi karena hal yang lain. Orang munafik itu tidak menampakkan keistiqamahannya. kelihatan seperti orang yang taat atau beriman,  kemudian kafir, kemudian beriman lagi, kemudian kelihatan beriman lagi, kemudian kafir lagi.
 AlLah akan memberikan balasan untuknya berupa:
1.      Allah akan menambahkan kekafiran untuk mereka
2.      Allah tidak akan memberi ampunan kepada mereka
3.      Allah tidak akan menunjuki mereka kepada jalan yang lurus.
4.      Mmereka akan mendapat siksaan yang pedih

Semoga kita semua tidak termasuk seperti orang-orang yang seperti ini. Tetapi, mudah-mudahan kita termasuk ke dalam orang-orang yang selalu siqah dalam keimanan kita. Sehingga dengan itu, kita selalu diberikan keberkahan oleh Allah SWT, amin ya rabbal ‘alamin.